- Website fotografi
Menu-menu yang biasa ada dalam website fotografi adalah sebagai berikut:
Home
Home berisi:
- perkenalan singkat tentang yang empunya situs
- daftar beberapa gallery terbaru
- daftar service-service yang diberikan
- daftar artikel terbaru
Profil
Berisi tentang profil tentang pemilik web, visi-misi, juga fotografer-fotografer yang ikut di dalamnya
Sub menunya:
- Perkenalan
- Fotografi
Service
Berisi service-service yang ditawarkan
Menunya:
- Penjelasan secara menyeluruh tentang service-service yang ada
- service1
- service 2 dll
Di setiap service dibuat link ke gallery yang sesuai
Gallery
Strukturnya:
index: Berisi image masing-masing service
Saat di klik muncul daftar client sesuai service
Saat klik salah satu client baru muncul thumbnail foto-foto yang ada.
Saat diklik, diusahakan jangan open new window supaya semua halaman diindex google.
Pada setiap gallery, sub gallery, dan foto usahakan ada penjelasan singkat untuk kepentingan SEO (Search Engine Optimization).
Artikel
berisi:
- apa yang perlu disiapkan client
- artikel-artikel yang menunjukkan keahlian yang dimiliki oleh penyedia jasa fotografi ini.
Contact
Ada form kontak.
Alamat jelas selalu dicantumkan di bawah setiap sub menu.
- Website Bisnis
Dalam membuat website, kita harus mengerti kebutuhan client. Beberapa tahap yang perlu ditempuh supaya developer mengerti kebutuhan website client:
1. Mengetahui jenis bisnisnya
Pertama-tama harus mengerti jenis bisnisnya. Ini bisa kita dapatkan saat calon client pertama kontak ataupun saat pertemuan pertama. Dari jenis bisnisnya kita punya gambaran apa saja yang akan ditampilkan dalam website.
2. Tujuan website
Tujuan website menentukan content yang akan ditampilkan. Jika tujuan pembuatan website adalah untuk 'company awareness', maka informasi company profile lebih ditekankan. Untuk menyajikan produk, berarti produk katalog yang akan lebih ditonjolkan.
3. Siapa target pengunjung web
Untuk target pengunjung company, maka informasi daftar client penting. Jika targetnya individu, informasi tentang pelayanan yang lebih personal seperti layanan antar dan sebagainya adalah penting.Lokasi pengunjung menentukan bahasa apa yang akan digunakan.
Hal yang perlu dipikirkan juga adalah informasi :
- apa yang ingin pengunjung dapatkan
- tema apa yang menarik bagi pengunjung
- seberapa sering pengunjung ingin website anda diupdate
- seberapa detail informasi yang ingin pengunjung dapatkan.
4. Content apa yang akan ditampilkan
Setelah mengerti jenis website, tujuan pembuatan website, target pengunjung, maka kita mengerti gambaran content-content apa yang akan ditampilkan.
Selanjutnya kita mempunya bayangan navigasinya. Navigasi tersebut kemudian dituangkan dalam skeleton yang berisi navigasi utama, sub menu, dan halaman-halaman di bawah sub menu tersebut. Halaman-halaman tersebut yang ada adalah cerita di belakang bisnis yang merangsang pengunjung mengklik.
5. Pesan apa yang ingin ditonjolkan kepada pengunjungnya
Setelah mengetahui content yang akan ditampilkan, maka kita perlu mengetahui pesan apa yang ingin ditonjolkan.
Beberapa kemungkinan:
- Nama bisnis
- Slogan
- Produk tertentu
Dari pesan yang akan ditonjolkan ini, kita akan menentukan informasi yang akan ditampilkan di halaman utama atau Home.
6. Tentukan layout
Setelah mengetahui content dan apa yang akan ditonjolkan, maka berikutnya adalah menentukan layout
Untuk yang ingin menampilkan Nama bisnis atau slogan, konsepnya bisa 'low density content'
Untuk product bisa 'medium density content'. Untuk news bisa memakai 'high density content'.
7. Tentukan kesan
Langkah berikutnya adalah mengetahui kesan yang akan ditampilkan. Ini berkaitan dengan pemilihan warna. Dalam melakukan hal ini kita juga harus tahu logo perusahaan dan juga warna yang dipakai.
- Website gallery image/foto /photo gallery
Untuk membuat website gallery, seperti image gallery, galerri foto, atau photo gallery berikut pertimbangan-pertimbangan khusus:
Kelompokkan dalam category dan sub kategory
1. Dengan pengelompokan ini, maka pengaturan image-image/foto-foto/photo-photo akan kelihatan rapi.
2. Tentukan ukuran image besar dan image thumbnail
Ketika menampilkan thumbnail, pastikan kelihatan rapi. Buatlah ukuran kotak yang sama untuk setiap thumbnail, bagian yang tidak terisi thumbnail berikan latar belakang abu-abu.
3. Pada saat membuka image yang besar, bisa dilakukan dengan open_new window image yang bersangkutan.
Akan lebih baik lagi kalau untuk membuka image yang besar tadi dilakukan dengan membuka halaman baru, lengkap dengan judul dan keterangan. Ini akan sangat membantu SEO karena jumlah halaman kita menjadi banyak.
4. Untuk manajement link, pastikan bahwa setiap halam1.an mempunyai link dengan gallery-gallery yang tergabung dalam category.
5. Di halaman home, munculkan thumbnail-thumbnail pilihan. Saat di klik akan masuk ke thumbnail dari gallery image/foto/photo yang bersangkutan.
6. Untuk bagian gallery, yang akan muncul adalah daftar semua category, dan beberapa sub category pilihan.
Jika dipilih category akan muncul daftar gallery.
Saat diklik gallery, akan muncul image-image/foto-foto dari gallery tersebut.
- Website Katalog Produk
Website ini lebih menonjolkan pada produk.
Menunya: Home, About Us, Product , Pemesanan, Support, Articles, Contact Us, Search
Berikut penjelasan masing-masing menu:
Home
Di bagian ini ada sedikit perkenalan singkat perusahaan yang mempunyai produk tersebut. Penyajian produk unggulan ditampilkan melalui image yang kecil-kecil untuk merangsang pengunjung mengklik ke produk yang diinginkan.
Juga disediakan quick link untuk sub product, dan product unggulan lainnya.
About us
Berisi profil perusahaan yang mengeluarkan. Di sini makin jelas makin baik. Akan baik kalau ditunjukkan foto-foto suasana kantor, personelnya dan lain-lain. Ini penting untuk calon client yang sudah tertarik membeli product dan ingin mengetahui kredibilitas perusahaan anda.
Product
Pertama-tama akan disajikan semua Jenis product, dan beberapa pilihan Sub product atau beberapa contoh product pilihan.
Pengunjung bisa langsung mengklik Jenis Product atau sub product / beberapa product pilihan.
Jika mengklik Jenis product, maka akan muncul list dari sub product paling akhir yang merupakan bagian dari Jenis Product.
Dari list tersebut , pengunjung bisa mengklik produk yang diinginkan untuk melihat informasi produk lebih detail.
Dari detail product ini, pengunjung bisa menglik tombol order untuk melakukan pemesanan. Kemudian dilanjutkan dengan proses pengisian data pribadi.
Pemesanan
Bagian penting untuk menjelaskan kepada pengunjung bagaimana melakukan pemesanan, pembayaran dan mendapat informasi cara pengiriman. Biasanya merchant akan bekerjasama dengan pihak jasa pengiriman seperti Tikijne. Cantumkan jenis-jenis pengiriman yang mungkin dilakukan lengkap daftar harga dengan melink ke website jasa rekanan tersebut.
Support
Bagian ini penting untuk after sales. Dibagian ini perlu disediakan:
- form keluhan/tanggapan
- update product/download
- no telpon, email, fax untuk menyampaikan keluhan.
Articles
Berisi artikel-artikel yang berkaitan dengan produk.
Ini kepentingan SEO (Search Engine Otimization).
Contact us
Menu ini berisi form kontak, peta, dan alamat jelas perusahaan tersebut.
Search
Menu ini penting untuk pengunjung yang memakai jalan pintas mencari suatu produk tertentu.
Di setiap halaman sebaiknya dicantumkan nomor telepon/hotline yang bisa dihubungi untuk lebih meningkatkan kepercayaan. Usahakan sedapat mungkin mencantumkan nomor lokal, jangan hanya handphone. Lebih baik juga kalau ada fasilitas chat online dengan customer support yang kelihatan aktif.
Untuk website produk katalog ini, tabel produknya bisa berbeda-beda tergantung dari field-field yang akan diseragamkan.
Untuk programmingnya:
- CMS product
- CMS untuk content
- Penyajian Product di Halaman Utama, Product, Sub Product, Product detail, Online.
[sumber: prowebpro]






No comments:
Post a Comment