Kita tentu masih ingat permainan tradisional dakon atau congklak. Permainan ini katanya juga sangat identik dengan dunia wanita karena berhubungan erat dengan pengelolaan keuangan atau masalah manajemen. Selain itu permainan dakon juga bukan permainan yang memerlukan otot sehingga dianggap permainan yang terlalu lembut. Tetapi dalam permaian ini juga dibutuhkan kecerdasan yang tepat agar agar tidak salah saat mengambil kecik.
Kecik adalah biji sawo yang biasa digunakan saat permainan dakon. Biji sawo digunakan dalam permainan ini karena zaman dulu banyak sekali pohon sawo dipekarangan rumah sehingga dimanfaatkan untuk permainan dakon. Kecik yang dibutuhkan dalam permainan dakok ada 98 buah. Masing-masing sisi dakon yang memiliki 7 buah lubang itu diisi 7 buah biji untuk masing-masing lubangnya. Jadi, masing-masing pemain memiliki 49 buah biji kecik yang siap dijalankan. Sedangkan lubang dibagian ujung (pojok) dakon dikosongkan untuk menampung sisa biji ketika permainan dijalankan. Lubang pada papan dakon berjumlah 16 buah. Masing-masing sisi papan dakon terdapat 7 buah lubang dan 2 buah lubang di masing-masing pojokan/ujung papannya.
Mancala Kuno (Afrika)

Mancala Kini

Permainan monopoli juga tak kalah populernya dengan kedua permainan tersebut diatas; Monopoli adalah salah satu permainan papan yang paling terkenal di dunia. Tujuan permainan ini adalah untuk menguasai semua petak di atas papan melalui pembelian, penyewaan dan pertukaran properti dalam sistem ekonomi yang disederhanakan.
Setiap pemain melemparkan dadu secara bergiliran untuk memindahkan bidaknya, dan apabila ia mendarat di petak yang belum dimiliki oleh pemain lain, ia dapat membeli petak itu sesuai harga yang tertera. Bila petak itu sudah dibeli pemain lain, ia harus membayar pemain itu uang sewa yang jumlahnya juga sudah ditetapkan.

Nah, terinspirasi oleh ketiga permainan tersebut, adik saya Alfan mencoba memodifikasinya dan memberi nama The Ultimate Dakon. Permainan ini diikutkan dalam Black Innovation Award 2010 dan masuk dalam 50 besar dan sekarang sekarang proses menuju 20 besar. Ada komentar masuk yang mengatakan bahwa permainan ini mirip Mancala. Kami sangat berterima kasih dengan komentar tersebut, tapi karena memang The Dakon Ultimate terlahir dari kombinasi ketiga permainan tersebut, tidak salah kalau diaktakan 'mirip dengan...'. Tapi metode permainan jelas berbeda dengan Mancala.



Kecik adalah biji sawo yang biasa digunakan saat permainan dakon. Biji sawo digunakan dalam permainan ini karena zaman dulu banyak sekali pohon sawo dipekarangan rumah sehingga dimanfaatkan untuk permainan dakon. Kecik yang dibutuhkan dalam permainan dakok ada 98 buah. Masing-masing sisi dakon yang memiliki 7 buah lubang itu diisi 7 buah biji untuk masing-masing lubangnya. Jadi, masing-masing pemain memiliki 49 buah biji kecik yang siap dijalankan. Sedangkan lubang dibagian ujung (pojok) dakon dikosongkan untuk menampung sisa biji ketika permainan dijalankan. Lubang pada papan dakon berjumlah 16 buah. Masing-masing sisi papan dakon terdapat 7 buah lubang dan 2 buah lubang di masing-masing pojokan/ujung papannya.
Nah, pendahulu Dakon adalah Mancala; Mancala adalah permainan papan (board games).
Mancala telah dikenal di daerah barat dengan sebutan Kalah dan Oware. Konon, kata Mancala merupakan adapatasi dari bahasa Arab naqala yang artinya “bergerak”.
Mancala telah dikenal di daerah barat dengan sebutan Kalah dan Oware. Konon, kata Mancala merupakan adapatasi dari bahasa Arab naqala yang artinya “bergerak”.
Mancala mungkin menjadi salah satu permainan strategi tertua di dunia. Mancala klasik dapat dimainkan di berbagai macam media yang ada di sekitar kita. Di Afrika misalnya, Mancala biasa dimainkan dengan batu kerikil sebagai bijinya dengan lubang kecil yang digali di atas sepetak tanah.
Tidak berbeda jauh dengan Congklak, pemain pada gilirannya diminta untuk mengambil seluruh kumpulan biji yang ada di salah satu lubang yang dimilikinya (selain lubang Mancala).
Kemudian, dengan arah pergerakan berlawanan dengan jarum jam, pemain meletekkan satu per satu biji yang ada di tangannya ke lubang yang ada, termasuk lubang Mancala. Ketentuannya adalah sebagai berikut :
1. Arah pergerakan selalu berlawanan dengan jarum jam.
2. Pergerakan harus disertai dengan peletakkan satu buah biji pada setiap lubang yang dilalui, termasuk kotak milik lawan.
Kemudian, dengan arah pergerakan berlawanan dengan jarum jam, pemain meletekkan satu per satu biji yang ada di tangannya ke lubang yang ada, termasuk lubang Mancala. Ketentuannya adalah sebagai berikut :
1. Arah pergerakan selalu berlawanan dengan jarum jam.
2. Pergerakan harus disertai dengan peletakkan satu buah biji pada setiap lubang yang dilalui, termasuk kotak milik lawan.
3. Biji tidak diletakkan di lubang Mancala milik pemain lawan.
4. Jika biji jatuh di lubang Mancala, maka poin pemain bertambah satu. Giliran kembali milik pemain yang sedang bergerak
5. Jika biji jatuh pada kotak milik pemain, maka biji yang ada pada kotak tersebut dan kotak di seberangnya (milik musuh) dimasukkan ke dalam lubang Mancala milik pemain.
6. Jika salah satu pemain kehabisan biji pada kotak yang dimilikinya (selain Mancala) maka seluruh biji akan diakumulasikan bagi salah satu pemain.
4. Jika biji jatuh di lubang Mancala, maka poin pemain bertambah satu. Giliran kembali milik pemain yang sedang bergerak
5. Jika biji jatuh pada kotak milik pemain, maka biji yang ada pada kotak tersebut dan kotak di seberangnya (milik musuh) dimasukkan ke dalam lubang Mancala milik pemain.
6. Jika salah satu pemain kehabisan biji pada kotak yang dimilikinya (selain Mancala) maka seluruh biji akan diakumulasikan bagi salah satu pemain.
Mancala Kuno (Afrika)

Mancala Kini

Permainan monopoli juga tak kalah populernya dengan kedua permainan tersebut diatas; Monopoli adalah salah satu permainan papan yang paling terkenal di dunia. Tujuan permainan ini adalah untuk menguasai semua petak di atas papan melalui pembelian, penyewaan dan pertukaran properti dalam sistem ekonomi yang disederhanakan.
Setiap pemain melemparkan dadu secara bergiliran untuk memindahkan bidaknya, dan apabila ia mendarat di petak yang belum dimiliki oleh pemain lain, ia dapat membeli petak itu sesuai harga yang tertera. Bila petak itu sudah dibeli pemain lain, ia harus membayar pemain itu uang sewa yang jumlahnya juga sudah ditetapkan.

Nah, terinspirasi oleh ketiga permainan tersebut, adik saya Alfan mencoba memodifikasinya dan memberi nama The Ultimate Dakon. Permainan ini diikutkan dalam Black Innovation Award 2010 dan masuk dalam 50 besar dan sekarang sekarang proses menuju 20 besar. Ada komentar masuk yang mengatakan bahwa permainan ini mirip Mancala. Kami sangat berterima kasih dengan komentar tersebut, tapi karena memang The Dakon Ultimate terlahir dari kombinasi ketiga permainan tersebut, tidak salah kalau diaktakan 'mirip dengan...'. Tapi metode permainan jelas berbeda dengan Mancala.










No comments:
Post a Comment